Membaca artikel Ethan, saya mengingat dan membayangkan hubungan platonik dgn lawan jenis lebih mungkin terjadi jika salah satu atau keduanya pernah memiliki ketertarikan secara romantis maupun seksual, dan telah beranjak dari fase tersebut. Bagaimana menurutmu, Dri?

Tidak setuju.

Pria dan wanita bisa punya hubungan yang murni platonik tanpa harus “beranjak” dari fase lain. Anyone who says otherwise probably never had close friends of the opposite sex.

Or only objectifies them as a.) “bisa neh”, or b.) “ogah ah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *